Cuma tinggal 1 hari lagi. Aku pasti bisa!
Aku dan Rakka bangun di rumah Fatih dan Brian. Sebelum kami ke sanggar, kami main sama kucing. Tetapi saat Bagas main bareng kucingnya, dia malah siksa kucing itu. Aku sudah suruh dia untuk berhenti tetapi dia tidak mau dengerin aku. Jadi aku mau ambil kucingnya tetapi malah Bagas menghalangiku. Untungnya Rayda datang dan mengambil kucingnya. Pheww, syukurlah selamat tuh kucing.
Saat kami ke sanggar untuk aktivitas selanjutnya yaitu Lacak Kisah Masa Kecil, aku dan Rakka dimarahi kakak Jaladwara, “Jangan sleepover walaupun kami tidak tahu! Tidur di tempat orang lain akan membuat orang tua asuh kalian akan merasa sedih atau penasaran atau dua-duanya”. Aku merasa bersalah dan sedikit malu. Tapi aku sekarang tahu apa yang aku harus lakukan dan apa yang aku tidak/jangan lakukan.
Setelah itu, kami main game yang bernama Melempar Bola. Kami harus mencoba melempar bola dengan waktu tercepat. Kami mulai dari 38 detik sampai 1 detik saja bisa loh! Main, sudah. Infografis? Oh iya, belum. Kami lanjut mencari narasumber untuk infografis kami. Saat aku mencari narasumber, aku beli burjo karena aku kangen rasanya. Dan sudah jelas Pak Supri yang jual burjo terenak di desa Sumber!
Sekarang… Waktunya untuk membuat infografis! Kami tidak punya banyak waktu jadi kami harus cepat-cepat karena kami akan menari! Kami hanya perlu buat dan gambar infografisnya. Dan ternyata lebih lama dari yang ku perkirakan loh.
Akhirnya waktu untuk kami belajar menari! Tetapi, sebelum kami menari kami diberi pilihan antara menari atau bermain musik gamelan. Aku memilih alat musik yaitu kenong.
Kenong adalah alat yang bentuknya logam kuningan disusun atas kayu. Cara memainkannya adalah memukul dengan alat seperti palu dari kayu. Aku ingat kakakku juga main gamelan dan dia bermain kendang. Karena kelihatan asik, jadi aku mau mencoba gamelan kayak kakakku. Dan lucunya, semua cowok hanya mau main gamelan. Eh, selain para cowok, Sherel main gamelan juga. Dan tidak ada satu cowok pun yang mau menari termasuk aku. Pengajarnya adalah pak Untung dan mas Yoko. Aku senang bisa belajar gamelan dan ternyata, ini adalah kesenian tradisional yang seru loh dan menurutku kalian harus mencoba. Kami tidak tahu, ternyata nanti malam kami akan pentas dan semua anak yang ikut ekspedisi bilang “NOOO”. Tetapi aku diam-diam senang malahan.
Setelah kami belajar gamelan, aku dan Rakka balik pulang dan siap-siap untuk presentasi dan pementasan malam itu. Kami juga tanya ibu dan bapak kalau mau nonton pementasan dan presentasinya dan semuanya mau nonton. Jadi aku mandi dan siap-siap karena ini hari terakhirku di Desa Sumber dan aku mau kasih penampilan yang terbaik untuk Desa Sumber.
Deg-degan nih. Tetapi aku siap! Sebelum kami mau pentas, kami melakukan finishing touches ke infografis kami. Kami mencoba selesaikan secepat mungkin sebelum mau pentas. Dan lumayan selesai menurutku, walaupun masih ada bagian yang kami belum warnai.
Saat kami pentas, aku merasa biasa saja karena aku dibelakang panggung, tidak ada yang bisa lihat aku. Di sanggar ada banyak orang. Ada pak RT dan RW dan semua bapak, ibu dan anak-anak Desa Sumber. Kami memainkan tarian yang bernama Kerincing Manis dan bermain gamelan untuk mengiringi tarian itu. Menurutku, pementasannya berjalan dengan sukses karena walaupun kami hanya belajar dalam waktu sekitar 1 jam dan 30 menit, tapi efektif banget latihannya dan pementasan itu semuanya lancar.
Saat kami presentasi infografis kami, aku awalnya deg deg-an, tetapi saat aku sampaikan pembukaannya, aku merasa kayak MC! Dan asik banget berbicara di depan semua orang. Dan aku merasa bangga karena kami bisa cerita apa yang kami lakukan selama di sini dan kerja keras kami, akhirnya selesai. Dan kerennya, pak Untung kasih komen, “Kami baru sadar bahwa anak-anak kita kurang disiplin dan sudah dikonsumsi dengan android.” Kami senang saat mereka bilang itu. Dan aku merasa bangga karena aku telah membantu sedikit teman-teman Desa Sumber dan orang tuanya. Tim BukIjo berterima kasih untuk Tim Jaladwara terutama Kak Meli yang sudah mentoring dan sabar mengajari kami. What would we do without you? You are a super awesome mentor!
Malamnya, kami tetap melakukan log book seperti biasa. Setelah itu, aku dan Rakka balik gak sabar karena kami akan pulang. Dan besok adalah hari ulang tahunkuuu! YESS! Tetapi saat ulang tahunku ada masalah dan masalah itu adalah……. Silahkan cari tahu di hari keenam!
Foto oleh: Tim Jaladwara














