Inilah hari pertama aku masuk sekolah!
Aku bangun pagi dengan semangat dan tidak sabar untuk memulai sekolah. Di pagi hari aku melakukan pekerjaan rumah yaitu menyapu halaman sampai bersih dan cabut rumput, aku mandi, sarapan roti berisi keju, memakai seragam dari YIS, dan masuk ke mobil.
Di perjalanan, aku terasa gugup dan takut terhadap apa yang akan terjadi. Karena ini sekolah formal pertamaku, aku ingin memberi kesan pertama yang bagus. Perjalanannya terasa sangat lama dan aku menelpon ayahku untuk memberi saran saat aku masuk sekolah. Saat aku sampai di YIS, tempatnya sangat ramai dengan murid. Aku turun dari mobil dan bilang, “pergi dulu ya bu” dan mulai masuk sekolah.
Saat aku melewati lorong menuju ruang kelasku, aku merasa gugup dan kakiku mulai bergetar. Saat aku masuk ke kelas, aku berkenalan dengan wali kelasku namanya Pak Philip. Kelasku memanggil dia BMW karena dia botak. Singkatan BMW untuk pak Philip adalah (Botak Mengkilat Wow) Beliau sangat baik dan berasal dari Australia. Ada juga Ibu Luky dan Ibu Tyas. Beliau berdua dari Indonesia jika aku perlu berbicara menggunakan bahasa Indonesia, Ibu Luky bisa membantu menerjemahkan.
Pukul 8, semua murid berkumpul di kelas dan ada sekitar 21 murid karena kelasku gabungan dari kelas 3 dan 4. Saat mereka semua masuk ke kelas, kami mulai berkenalan satu sama lain. Aku kemudian berdiri dan memperkenalkan diri.
“Hi everyone! My name is Nara. I am 11 years old and my hobbies include wushu and also sports. My favorite lesson is math because it’s fun in my opinion. And this is the first time I joined a formal school or a school in general because I am homeschooled. It is very nice to meet you all and I can’t wait to get to know you guys” Dari situ, semua anak di kelas aku bercerita apa yang mereka lakukan selama akhir pekan. Dari situ, kami mulai mata pelajaran matematika.
Dari jam 8-9 kami ada pelajaran matematika. Saat aku membaca materi yang diberikan oleh guru, kesan pertamaku adalah “ Ini jauh lebih sulit dari materi yang aku pelajari.” Tapi, karena ada banyak guru, aku bisa meminta tolong dan cepat paham materi yang diberikan. Setelah mata pelajaran matematika, kami ada mata pelajaran musik dari jam 9-10. Guru mata pelajaran musik kami ternyata lebih asik, guru tersebut bernama Pak Ino dan dia bisa memainkan banyak alat musik seperti angklung, gitar, piano, drum, suling, dan banyak lagi. Kebetulan, alat musik yang kami pelajari adalah guitar, aku sudah belajar gitar selama 1 tahun sebelum aku masuk YIS. Musik adalah mata pelajaran favoritku, aku dan pak Ino cukup dekat karena kami memiliki kesamaan dalam musik.
Jam 10 sampai 10:20 adalah waktu istirahat. Waktu istirahat ini aku gunakan waktu makan makanan kecil. Di lorong, aku mau berkenalan dengan murid lain tetapi aku malu dan takut untuk berkenalan dengan mereka. Dari semua itu, aku tidak tahu bagaimana untuk memulai percakapan, sambil mencari alasan untuk berkenalan, ada 2 orang yang mendekati aku terlebih dahulu yaitu JJ dan Kaushi. Kesan pertama aku dengan dengan JJ adalah, orangnya sangat tinggi, pintar dan juga anak yang suka bergaul dengan anak yang lain. Sementara Kaushi orangnya tertutup dan tidak terlalu suka berkenalan dengan orang yang baru. Untuk beberapa saat kami tidak ada bahan obrolan, sehingga JJ mengeluarkan gawai untuk mencari bahan obrolan. Kami semua tertawa dan mengikuti perintah google untuk “membuat teman baru.”
Perkenalan awalku dengan JJ dan Kaushi sangat asik, dan tanpa sadar, waktu istirahat kami sudah habis dan harus segera kembali ke kelas. Setelah waktu istirahat, ada 2 mata pelajaran lagi.
Saat makan siang di kantin, aku duduk bersama teman sekelas dan mereka bertanya banyak hal tentang aku. Aku jarang bersosialisasi dengan orang sebanyak ini, sehingga aku merasa susah bernafas dan gugup.
Ketika aku dalam situasi seperti ini, aku mengingat dan mengikuti perkataan ibuku,
“Koe loh ndok, atur ae nafasmu dan tenang ae.” Dan aku lanjut bergaul dengan mereka. Untuk makan siang, mereka memesan katering, sementara aku membawa makanan dari rumah. Beberapa dari mereka meminta makananku karena makanan sekolah tidak terlalu enak. Aku pun tertawa.
Setelah makan siang, kami ada waktu untuk bermain. Aku diajak oleh JJ untuk bermain basket di lapangan. JJ sangat bagus bermain bola basket dan ternyata dia suka finishing. Sambil main, dan tanpa sadar, waktu istirahat kami sudah berakhir.
Setelah bermain, aku ada mata pelajaran bahasa Indonesia. Hari ini kami belajar dengan bersama Ibu Tyas sebagai guru pengganti Ibu Maya. Beliau tidak mengajar karena ia akan melahirkan. Hari ini kami menonton dongeng dan membuat catatan dari dongeng tersebut. Setelah mata pelajaran bahasa Indonesia, kami belajar bahasa Inggris. Di kelas hari ini, kami belajar “How to respect other races”. Di pelajaran ini kami tidak hanya mendapat materi, tetapi juga berdiskusi dan mencari cara untuk mengakhiri rasisme.
Hari pertama di sekolah ini akan diakhiri dengan kegiatan ekstrakurikuler. Untuk hari ini kami belajar Informasi Teknologi (IT) secara khusus mengenal PC. Karena aku tidak tahu bagaimana bekerjanya PC, Pak Tommy mengajariku bagaimana cara PC bekerja, mulai dari shortcut, cara membuat akun google, programing, dan banyak lagi. Saat pak Tommy kembali ke komputernya, aku menonton “top gear crash compilation” di youtube. Ada temanku yang mengatakan bahwa aku tidak boleh membuka youtube. Jadi teman-temanku membantu menutup laman youtube agar pak Tommy tidak melihat, setelah itu kami semua tertawa karena kejadian itu dan lanjut dengan main-main.
Pukul 3, sekolah sudah selesai dan waktunya pulang. Tetapi, ibuku belum menjemput, aku mengobrol dengan Zahra dan Ryan. Ryan mengatakan ia mau keluar sekolah karena keluarganya ada masalah pribadi. Sambil menunggu ibuku menjemput, kami bermain tag sekitar 25-30 menit sampai ibuku datang dan aku kembali pulang. Dalam perjalanan, aku menelpon ayah dan menceritakan apa yang terjadi di hari aku masuk sekolah.
Ternyata sekolah itu menyenangkan juga! Aku belajar dari pengalaman ini adalah, jangan takut untuk lakukan hal yang baru. Pengalamannya bisa menyenangkan dan juga tidak, yang menentukan itu adalah kamu.